“Semua bangunan terbakar 100 persen, termasuk dokumen penting milik para korban,” tambah Fitriadi.
BACA JUGA: BREAKING NEWS: Pohon Besar Tumbang di Kompleks Dharma Praja Banjarmasin, Akses Warga Lumpuh Total
Selain kerugian material, musibah ini juga berdampak pada kesehatan warga.
Lima orang mengalami sesak nafas akibat menghirup asap tebal dan langsung mendapatkan penanganan di puskesmas terdekat.
Fitriadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan seluruh warga yang terdampak gangguan pernafasan sudah ditangani tim medis.
Upaya pemadaman melibatkan banyak unsur, mulai dari TRC BPBD HST, Tagana, TNI, Polri, Damkar HST, Relawan Balakar 654 Murakata, aparat desa, hingga masyarakat setempat.
Kerja cepat dan sinergi seluruh unsur lapangan berhasil mencegah api merambat ke rumah lainnya.
“Sinergi yang baik membuat kebakaran cepat dikendalikan,” ujar Fitriadi.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kasubsi PIDM Humas Polres HST, Aiptu M. Husaini, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari konsleting arus listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu







