Nunggu Antrean Pijat, Kepala Desa Bedono Digerebek di Rumah Perempuan, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

KALIMANTANLIVE.COM, DEMAK — Warga Dukuh Kadilangon, Desa Kebonbatur, Mranggen, mendadak heboh setelah seorang Kepala Desa Bedono berinisial AS digeruduk warga saat berada di rumah seorang perempuan berinisial FT, Minggu (30/11/2025) malam. Situasi sempat memanas hingga akhirnya AS diamankan ke Polsek Mranggen untuk diperiksa.

Ketua RT setempat, Maskuri (37), menjelaskan warga mendatangi rumah tersebut setelah menerima laporan mencurigakan. Setelah memastikan kondisi lokasi, warga kemudian membawa AS dan FT ke kantor polisi.

Namun polisi menegaskan: semua ini hanya salah paham.

Polisi: AS Hanya Nunggu Antrean Pijat

Kapolsek Mranggen, AKP Kumaidi, menerangkan bahwa AS tidak sedang melakukan hal yang aneh. Ternyata, sekitar 50 meter dari rumah FT terdapat tempat pijat langganan AS.

“AS nunggu antrean di rumah saudaranya itu,” jelas Kumaidi.
Ia menambahkan, keberadaan AS di rumah tersebut juga karena ia mengantarkan obat untuk anak saudaranya yang sedang sakit.

“AS sudah komunikasi sebelumnya. Saudaranya bilang anaknya sakit, jadi sekalian dibawakan obat,” imbuhnya.

Suami FT Klarifikasi: “Kami Sepupu!”

Suami FT, Akmal, menguatkan keterangan polisi. Ia menegaskan bahwa dirinya dan AS masih dalam ikatan keluarga.

“Saya dan Pak AS itu kakak sepupu. Karena saya di luar kota, saya minta tolong beliau mengantar obat,” ujarnya.

Akmal mengaku langsung pulang setelah mendengar keributan itu.
“Saya kaget. AS ini keluarga saya, kok warga salah paham,” tuturnya.

Unit Reskrim Polsek Mranggen kemudian memfasilitasi mediasi.
Baik keluarga AS maupun keluarga FT sepakat saling memaafkan. Semua pihak menyatakan bahwa kejadian tersebut murni salah paham warga, bukan pelanggaran moral. Kasus pun dinyatakan selesai secara kekeluargaan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

Baca Juga :   Menanti Mbappé vs Haaland di Piala Dunia 2026

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca