Ibunda Raisa Wafat karena Kanker Paru: Pakar Ingatkan Bahaya Senyap & Pentingnya Skrining Dini

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kabar duka menyelimuti keluarga besar penyanyi Raisa Andriana. Sang ibunda, Ria Mariaty, berpulang pada Sabtu (29/11/2025) pagi di Rumah Sakit Dharmais pada usia 65 tahun, setelah berjuang melawan kanker paru.

Melalui unggahan di Instagram Story, Raisa menyampaikan kabar duka tersebut dengan penuh ketegaran. “Dengan penuh duka cita, kami keluarga besar menyampaikan bahwa Ibu/Almarhumah Ria Mariaty binti Rachmat Ardiwinangoen telah berpulang ke Rahmatullah,” tulisnya.

Kepergian ibunda Raisa membuka kembali perhatian publik pada kanker paru—penyakit mematikan yang kerap terdeteksi ketika sudah pada stadium lanjut.

Kanker Paru: Pembunuh Senyap yang Sering Terlambat Disadari

Data American College of Surgeons (ACS) menunjukkan kanker paru menjadi penyebab 1 dari 4 kematian akibat kanker di Amerika Serikat, menjadikannya jenis kanker paling mematikan.

Namun era baru kini terbuka: kemajuan skrining, pembedahan, dan terapi personal memberikan peluang hidup yang jauh lebih besar.

Salah satu tonggak penting adalah CT scan dosis rendah, yang mampu mendeteksi kanker pada stadium awal. Menurut National Cancer Institute, metode ini dapat menurunkan angka kematian hingga 20 persen.

Meski efektif, tingkat pemanfaatannya masih rendah. Pada 2022, hanya 16 persen orang yang memenuhi syarat yang menjalani skrining.

“Skrining kanker paru adalah alat paling ampuh untuk mengurangi kematian akibat kanker paru sepanjang hidup saya,” tegas Daniel J. Boffa, MD, MBA, FACS, Wakil Ketua Komisi Kanker ACS.

Siapa yang Perlu Skrining? Ternyata Bukan Hanya Perokok

Pedoman kesehatan internasional merekomendasikan skrining tahunan bagi:

Usia 50 tahun ke atas

Perokok aktif

Mantan perokok dengan riwayat konsumsi tinggi

Namun Boffa mengingatkan bahwa kanker paru bisa menyerang siapa saja, termasuk non-perokok. Sekitar 20 persen pasien tidak memiliki riwayat merokok sama sekali.

Faktor risiko lain meliputi:

Paparan radon

Asbestos