DPR Desak Polisi Ungkap Dalang Perusakan Kebun Teh Pangalengan

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Anggota DPR mendesak polisi segera mengungkap pelaku perusakan banyak kebun teh di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung, setelah temuan kerusakan besar atas ratusan hektare kebun. Peristiwa ini mengundang kecemasan masyarakat sekitar dan petani atas potensi kerugian besar pada sektor pertanian.

Dalam rapat dengar pendapat, DPR meminta aparat penegak hukum meninjau ulang seluruh skema distribusi lahan, izin perkebunan, dan jejak alih kepemilikan demi menemukan motif dan jaringan pelaku. Mereka menegaskan bahwa perusakan bukan hanya tindakan kriminal biasa, melainkan bisa menjadi kejahatan terstruktur yang merugikan banyak pihak.

Pihak DPR juga menuntut keterbukaan investigasi dan pelibatan masyarakat korban agar proses hukum berjalan transparan serta semua pihak yang dirugikan mendapat kejelasan. Mereka mengingatkan bahwa upaya penyelamatan lingkungan dan mata pencaharian petani harus menjadi prioritas negara.

Sementara itu, aparat kepolisian disebut telah memeriksa beberapa saksi dan memerintahkan penyidik lapangan untuk mengumpulkan bukti tambahan termasuk rekaman satelit, dokumen izin, dan jejak aktivitas mencurigakan di lokasi. Hasil sementara masih belum final, namun DPR berharap penetapan tersangka dapat segera diumumkan.