WARTABANJAR.COM, DARAA — Kota al-Hara di Daraa, Suriah, berubah menjadi lautan manusia setelah sebuah rumor liar tentang penemuan “gua berisi emas kuno” menyebar luas di media sosial. Ribuan warga langsung menyerbu lokasi pembangunan yang disebut-sebut menyimpan harta karun, hingga situasi nyaris tak terkendali.
Kerumunan yang membludak membuat aparat keamanan terpaksa turun tangan. Tembakan peringatan dilepaskan ke udara untuk membubarkan warga yang mulai berdesakan dan mencoba menerobos area terlarang tersebut.
Pemerintah: Bukan Gua Emas, Hanya Makam Romawi
Rumor “gua emas” itu langsung dipatahkan oleh pemerintah Suriah. Melalui laporan resmi Syrian Arab News Agency (SANA) pada 24 November 2025, Direktorat Jenderal Purbakala dan Museum menegaskan bahwa temuan yang dimaksud hanyalah makam era Romawi lengkap dengan beberapa artefak tembikar — sama sekali bukan harta karun kuno sebagaimana diviralkan.
Otoritas telah menutup wilayah tersebut untuk proses pemeriksaan dan pengamanan lebih lanjut. Pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah termakan isu yang tidak bersumber jelas.
Kejadian Berawal dari Hoaks Medsos
Insiden ini menunjukkan betapa cepatnya rumor dapat menggerakkan massa dalam jumlah besar di tengah situasi ekonomi dan sosial yang masih rapuh di Suriah. Pemerintah menegaskan pentingnya memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Dengan area kini resmi ditutup, aparat terus berjaga untuk mencegah kerumunan kembali terjadi sementara proses pemeriksaan arkeologis dilanjutkan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

