Terlebuh, pembentukan prajurit baru membutuhkan calon yang berjiwa militan dan siap mengabdi sepenuhnya.
BACA JUGA: BREAKING NEWS: Mahasiswa Kembali Geruduk Gedung DPRD Kalsel
“Rindam ini menjadi wadah candradimuka. Kami mendidik calon-calon prajurit agar jujur, disiplin, dan siap tempur di lapangan,” ucapnya.
Saat ini, sekitar 180 peserta tengah menjalani pendidikan di Rindam XXII/Tambun Bungai. Ke depan, jumlah tersebut dapat bertambah sesuai kebutuhan dua Kodam yang dibina lembaga tersebut, yakni Kodam XXII/Tambun Bungai dan Kodam VI/Mulawarman.
Brigjen Ali juga menyampaikan, Menhan turut memberikan arahan khusus kepada peserta dan pelatih.
“Beliau meminta agar disiplin ditingkatkan, kesehatan dijaga selama latihan, dan pelatih memberikan yang terbaik demi mencetak prajurit handal,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor: Yayu






