Ia menambahkan, mahasiswa khawatir dengan dampak dari penetapan kawasan Meratus sebagai taman nasional, terutama terhadap ruang hidup masyarakat adat dan potensi eksploitasi wilayah.
Karena itu, BEM se-Kalsel menuntut DPRD agar menyatakan sikap resmi dan menyampaikan keberatan tersebut kepada gubernur.
“Dampaknya sangat besar. Makanya kami meminta Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyampaikan kepada Gubernur agar menarik surat rekomendasi tersebut,” pungkasnya.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD pun berjanji akan meminta Gubernur Kalsel untuk mencabut usulan Taman Nasional Meratus.
“Saya Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK akan mendesak dan meminta Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin untuk mencabut rekomendasi Taman Nasional Meratus,” ucapnya didepan para Mahasiswa yang bertepuk tangan dan bersorak gembira (wartabanjar.com/Ramadan)
Editor Restu







