“Kita bisa berdiskusi di dalam, tapi perwakilan saja sebanyak 20 orang, karena tempatnya terbatas,” tegasnya.
Namun negosiasi langsung menemui jalan buntu. Mahasiswa menolak opsi perwakilan dan bersikeras seluruh massa aksi dapat masuk ke dalam gedung DPRD Kalsel.
Hingga berita ini diterbitkan, negosiasi masih berlangsung dan situasi di lapangan terpantau tegang. Petugas keamanan tetap berjaga mengantisipasi kemungkinan eskalasi lanjutan.(Wartabanjar.com/Iqnatius)
editor: nur muhammad







