WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menegaskan partisipasi anak dalam aksi iklim harus menjadi prioritas nasional, karena krisis iklim semakin mengancam pemenuhan hak dan masa depan mereka.

Pertunjukan imersif “Aku, Kamu, Kita adalah Bumi” yang diselenggarakan Save the Children Indonesia menjadi wadah bagi anak untuk menyampaikan pengalaman dan gagasan mereka terkait dampak krisis iklim, sekaligus menegaskan pentingnya suara anak dalam penyusunan kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.

Krisis iklim merupakan ancaman terbesar bagi pemenuhan hak anak. Riset Global Save the Children 2025 Born Into the Climate Crisis 2 menunjukkan bahwa anak-anak yang lahir pada dekade ini berpotensi mengalami bencana iklim dalam intensitas yang belum pernah terjadi mulai dari gelombang panas, banjir, kebakaran hutan, kekeringan, hingga kegagalan panen.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan, komitmen pemerintah memperkuat ketahanan iklim yang berpihak pada anak.

“Anak-anak adalah bagian dari solusi, bukan sekadar penerima dampak. Inisiatif Aksi Generasi Iklim menunjukkan bahwa partisipasi anak harus menjadi prinsip dalam kebijakan perubahan iklim. Kepada anak-anak hebat di seluruh Indonesia, selamat Hari Anak Sedunia” ujar Menko PMK

Menko PMK menambahkan “Bumi sedang sakit, dan pahlawan supernya adalah kalian. Mulailah dari hal kecil: buang sampah pada tempatnya, kurangi plastik, hemat air, cintai tanaman, dan habiskan makanan. Setiap aksi kecil kalian menyelamatkan bumi.” Ujar Menko PMK.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa merawat bumi adalah perintah spiritual. “Manusia dan alam tidak terpisah, merusak alam berarti merusak diri sendiri. Kementerian Agama mendorong ekoteologi di rumah ibadah. Menanam pohon, menghemat air, dan mengurangi sampah bukan hanya aksi lingkungan, tetapi ibadah. Rumah ibadah harus menjadi pusat edukasi dan aksi nyata merawat bumi, ungkap Menteri Agama.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menekankan bahwa Hari Anak Sedunia mengingatkan pentingnya pemenuhan hak anak.