“Kuota Solar sampai Oktober 2025 diperkirakan berada pada posisi kurang dari 10 persen dari kuota nasional,” jelasnya.
Pertalite pun menunjukkan tren serupa.
“Realisasi kuota Pertalite diperkirakan lebih rendah sekitar 10 persen dari target 2025,” tambahnya.
Dengan kebijakan pemblokiran masif ini, Pertamina berharap distribusi BBM subsidi semakin tepat sasaran, transparan, dan tidak lagi disalahgunakan pihak-pihak yang tidak berhak.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur muhammad







