Antrean Juga Terjadi di SPBU Km 6 Banjarmasin, Terungkap Penyebab Pertamax Seret di Kalsel!
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Antrean panjang kembali terjadi di SPBU Jalan A. Yani Km 6, Banjarmasin, seiring naiknya konsumsi Pertamax di Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir. Warga tampak memadati area pengisian sejak pagi, sementara distribusi BBM disebut belum sepenuhnya stabil.
Supervisor SPBU Km 6 Banjarmasin, Rifani, menjelaskan bahwa situasi ini bukan dipicu kurangnya permintaan SPBU, melainkan tingginya beban distribusi Pertamax di seluruh wilayah Kalsel. Banyaknya SPBU yang membutuhkan suplai membuat penyaluran harus dibagi secara bergilir.
“Permintaan kami tetap setiap hari. Tapi karena permintaan di seluruh Kalsel besar, pembagiannya menyesuaikan. Kadang didahulukan SPBU dalam kota, kadang luar kota, tergantung pihak penyalur,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
BACA JUGA:Antrean Mengular di SPBU KM 5,7 Banjarmasin, Warga Rela Menunggu Berjam-Jam Demi BBM
Lonjakan konsumsi terjadi setelah banyak masyarakat beralih kembali dari Pertalite ke Pertamax. Isu kualitas BBM beberapa waktu terakhir juga disebut menjadi pemicu utama. Akibatnya, antrean panjang tak terhindarkan, terutama ketika suplai datang terlambat atau stok di SPBU lain sempat kosong.
Rifani menegaskan kondisi SPBU Km 6 sebenarnya masih dalam kategori normal. Namun, ketika pengiriman terlambat, masyarakat dari wilayah sekitar langsung menyerbu SPBU tersebut. Dalam situasi tertentu, stok yang datang sebanyak 8.000 liter pun langsung ludes terserap.
“Akhir tahun kebutuhan masyarakat makin banyak, jadi penyerapannya cepat. Kami hanya berusaha maksimal. Untuk penambahan kuota belum bisa selama kondisi belum stabil,” jelasnya.
Ia berharap distribusi kembali lancar agar masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu panjang dalam antrean, terlebih pada jam sibuk berangkat dan pulang kerja.
“Semoga distribusinya cepat normal. Kasihan masyarakat, apalagi yang harus berangkat kerja. Kami sudah percepat pelayanan semampunya,” tambahnya.
Antrean diperkirakan akan mereda setelah suplai Pertamax kembali stabil dan distribusi di seluruh Kalsel merata. Saat jam kerja, antrean bahkan sempat mengular hingga mendekati pintu masuk SPBU.(Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad