BACA JUGA: 7 Dosa Pengendara ini Bakal Diincar Polisi di Tanah Laut Selama Operasi Zebra Intan 2025
Bupati Tabalong, H.M. Noor Rifani menjelaskan bahwa pengawasan obat dan makanan tidak dapat dilakukan oleh BPOM sendirian melainkan perlu didukung pemerintah daerah dan seluruh pemangku kebijakan.
“Kinerja BPOM perlu didukung karena menyangkut apa yang dikonsumsi oleh masyarakat Tabalong,” jelas Haji Fani.
Terkait pembangunan laboratorium kesehatan dan keamanan pangan Makan Bergizi Gratis (MBG) ini, Haji Fani dengan tegas mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabalong akan terus berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan MBG di wilayah.
“Kami ingin niat baik pak presiden melalui MBG bisa tewujud, jangan sampai terjadi hal hal yang tidak di inginkan,” tegas Haji Fani.
Dalam forum ini juga, BPOM RI menyerahkan Nomor Izin Edar (NIE) kepada sejumlah pelaku usaha, sebagian besar dari sektor kosmetik.
Langkah ini menjadi penguatan terhadap UMKM agar dapat naik kelas dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
Acara juga ditutup dengan pemberian penghargaan kepada Kabupaten/Kota berkinerja terbaik dalam pemanfaatan DAK Non Fisik POM pada 2023–2024. (wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Yayu
