Makhachev mengakui bahwa menjadi juara di dua kelas berbeda (kelas ringan dan kelas welter) merupakan impian terbesarnya. Keputusan untuk naik kelas dan langsung mendapat kesempatan menantang Della Maddalena ia ambil lantaran jadwal duel mempertahankan gelar kelas ringan tidak dapat ditunda.
”Ini adalah mimpi saya. Saya kini sangat dekat dengan mimpi saya. Sepanjang karier profesional saya, ketika saya jadi juara kelas ringan, mimpi saya adalah untuk bisa juara di dua nomor,” ujarnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar
_







