WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Petarung UFC, Islam Makhachev, secara tegas menganggap dirinya masih berstatus sebagai juara kelas ringan, meskipun ia harus melepaskan gelar tersebut saat memutuskan naik kelas ke kelas welter.
​Klaim ini dilontarkan Makhachev menjelang duelnya melawan Jack Della Maddalena pada perebutan gelar kelas welter UFC 322 yang dijadwalkan berlangsung Minggu (16/11). Secara peraturan, Makhachev sudah tidak lagi memegang sabuk kelas ringan yang ia menangkan pada tahun 2022.
​Fokus Rebut Gelar Kedua
​Meskipun secara resmi sabuk kelas ringan kini dipegang oleh Ilia Topuria, Makhachev merasa sabuknya belum benar-benar hilang karena ia tidak menyerahkannya kepada lawan.
​”Saya merasa saya masih juara. Saya tidak kehilangan sabuk ini kepada siapapun. Saat ini saya datang untuk merebut sabuk kedua saya,” kata Makhachev, dikutip dari BJPENN.
​Makhachev mengakui bahwa menjadi juara di dua kelas berbeda (kelas ringan dan kelas welter) merupakan impian terbesarnya. Keputusan untuk naik kelas dan langsung mendapat kesempatan menantang Della Maddalena ia ambil lantaran jadwal duel mempertahankan gelar kelas ringan tidak dapat ditunda.
​”Ini adalah mimpi saya. Saya kini sangat dekat dengan mimpi saya. Sepanjang karier profesional saya, ketika saya jadi juara kelas ringan, mimpi saya adalah untuk bisa juara di dua nomor,” ujarnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar
_

