“Dalam konteks kekinian, perjuangan bangsa tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu pengetahuan, empati dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama, membela yang lemah, menegakkan keadilan dan memastikan seluruh anak bangsa mendapatkan kesempatan yang sama untuk maju,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Bupati juga menekankan bahwa spirit pengorbanan dan dedikasi ini memiliki resonansi kuat dengan visi pembangunan nasional.
Ia menyebut bahwa semangat perjuangan tersebut selaras dengan pilar-pilar utama yang termaktub dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, meliputi penguatan ketahanan nasional, peningkatan mutu pendidikan, penegakan keadilan sosial, serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas—sehat, cerdas, dan berdaya.
Sebagai penutup pidatonya, Bupati Rahmat mengajak seluruh hadirin untuk mengambil janji suci agar kemerdekaan yang diraih dengan darah dan air mata tidak disia-siakan.
“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam, dengan bekerja, bergerak dan berdampak,” tutup Bupati.
Acara peringatan Hari Pahlawan ditutup dengan penyerahan apresiasi dalam bentuk piagam penghargaan kepada sejumlah personel Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) se-Tala atas dedikasi mereka dalam upaya penanganan dan penanggulangan bencana kebakaran sepanjang Tahun 2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati HM Zazuli, jajaran Forkopimda Tala, Sekda Ismail Fahmi, Ketua TP PKK Hj Dian Rahmat Trianto, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







