Setelah dinyatakan lolos, para petugas haji akan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pada Januari-Februari 2026. Program pelatihan ini bertujuan memperkuat kemampuan pelayanan, kedisiplinan, dan komunikasi.
“Bagi petugas yang dinyatakan lolos seleksi akan diikutsertakan dalam pendidikan dan latihan, diklat atau bimbingan teknis bimtek yang dilaksanakan dan direncanakan berlangsung pada bulan Januari hingga Februari 2026,” jelas Gus Irfan.
Ia menegaskan, pelatihan tersebut tak hanya soal teknis, tapi juga peningkatan kompetensi dasar bahasa Arab agar petugas mampu berinteraksi langsung dengan jamaah maupun otoritas di Arab Saudi.
“Dengan pembinaan yang komprehensif ini, diharapkan petugas haji mampu memberikan pelayanan yang profesional, cepat tanggap, dan berorientasi pada kepuasan serta keselamatan jemaah selama berada di tanah air maupun di Arab Saudi,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







