Pertamax Kosong di SPBU Pelaihari

Ia mengungkapkan, sejak isu tersebut merebak, permintaan Pertamax di SPBU-nya melonjak drastis hingga 60 persen sebelum akhirnya stok ludes.

“Pas ada isu ini lebih ramai lagi. Jauh lebih laku pertamax nya melonjak sampai 60%,” ungkap Yanuar.

“Yang bingungnya mobil banyak lari ke pertamax,” tambahnya.
Meski demikian, Yanuar menegaskan bahwa untuk stok Pertalite dan Solar relatif aman dan distribusinya berjalan normal.

“Kalau Persedian Pertalite dan Solar Itu Lancar saja, seperti biasa normal. Kalau Pertalite ada setiap hari, kalau solar itu ada cuma ada pembatasan,” jelasnya. “Solar sama pertalite untuk stok aman aja.”

Terkait isu Pertalite yang dikeluhkan merusak mesin, Yanuar mengaku belum menerima laporan atau keluhan resmi dari pelanggan di SPBU tempatnya bekerja. Ia menyebut nomor pengaduan miliknya tersedia, namun hingga kini belum ada laporan yang masuk.

“Tapi di pom ini belum ada laporan mengenai keluhan. Karena laporan keluhan ke ulun juga rata rata kan disitu ada nomor pengaduan ulun,” tegasnya.(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu