WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kak Seto diketahui sekarang sedang sakit dan beberapa waktu lalu harus dirawat di rumah sakit.
Ia mengisahkan mengalami masalah pada kemampuan berpikir saat mengalami stroke ringan tersebut, namun sayangnya ia telat menyadari dan baru memeriksakan diri beberapa hari kemudian.
“Kena stroke ringan, tapi yang terkena mikirnya. Jadi kemampuan berpikir sempat seperti membayangkan, seperti bingung begitu ya. Beberapa saat lalu ternyata harus segera diperiksa dan ditangani dengan obat,” kata Kak Seto.
“Dan aku memang agak terlambat, ya. Masa kritisnya itu 4,5 jam, saya terlambat 4 hari baru diperiksa, di-MRI, dan ternyata harus dirawat selama 3-4 hari begitu, dan setelah itu istirahat di rumah,” lanjutnya.
Tokoh pendidikan anak ini mengakui kini yang ia hindari adalah olahraga yang sifatnya pertandingan atau berat.
Kini dia hanya berolahraga ringan seperti jalan kaki.







