Warga menyebut Arbani tinggal seorang diri dan dikenal memiliki gangguan kejiwaan (ODGJ) ringan. Ia juga kerap terlihat membakar sesuatu di sekitar rumah, meski sudah sering diingatkan tetangga.
“Dia memang sering bakar-bakar, sudah pernah ditegur juga,” ungkap warga lain.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwenang. Namun dugaan kuat, api berasal dari aktivitas pemilik rumah sendiri.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran di lingkungan padat penduduk.(Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad







