WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Tak banyak yang mengetahui, khususnya dilingkungan kampus bahwa ada Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan. Ya, Universitas Lambung Mangkurat memiliki Satgas PPK diketuai oleh Siti Mauliana Hairina.
Meskipun secara rutin satgas telah berkeliling melakukan sosialisasi kepada setiap fakultas, mahasiswa baru, mahasiswa yang akan magang, tenaga pendidik, dosen, out sourcing serta seluruh warga kampus lainnya disetiap tahun untuk mengenali kekerasan seksual dan selalu menginformasikan kanal-kanal pengaduan jika mengalami atau melihat kekerasan seksual.
Massifnya program pencegahan dan penanganan terhadap kekerasan ternyata belum dapat menyelesaikan permasalahan secara instan.
Saat di konfirmasi oleh jurnalis wartabanjar.com kepada satgas PPK ULM belum adanya aduan yang masuk. Meskipun sejak tahun 2022 satgas telah menyediakan website aduan, yang mana telah terintegrasi pada e-learning dan berbagai aplikasi online yang dimiliki oleh kampus ULM, serta layanan hotline yang dapat menerima aduan 24jam,” katanya kepada wartabanjar.com.
Sebelumnya satgas telah bekerjasama dengan berbagai fakultas dalam memberikan sosialisasi pencegahan kekerasan bagi mahasiswa yang akan magang maupun KKN, namun tampaknya kekerasan masih belum dapat dihindari, sehingga Siti Mauliana selaku ketua Satgas PPK menghimbau bagi yang mengetahui kronologi kasus baik itu korban secara langsung ataupun saksi dapat membuat aduan melalui link yang ada di “Simari” atau dm ke instagram “@Merdeka bekisah”.
Kami dari satgas juga akan segera menindak lanjuti rumor ini jika ditemukan benar adanya terjadi kekerasan seksual bagi anak didik kami di ULM. Selain itu kami dari satgas juga menghimbau agar Program Studi dapat berkordinasi dan berkolaborasi dalam memberikan perlindungan dan keadilan bagi mahasiswa dan mahasiswi yang sedang melaksanakan tugas tridharma.
Karena membiarkan atau mendiamkam terjadinya kekerasan juga dapat dikenakan sanksi karena menghambat penanganan dan penegakkan keadilan bagi korban.






