WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Cameron Norrie mencatat kemenangan terbesar dalam kariernya setelah menumbangkan petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz di babak kedua Paris Masters 2025. Petenis asal Inggris itu menang dengan skor 4-6, 6-3, 6-4 dalam duel sengit yang berlangsung di ibu kota Prancis, Rabu (29/10).

Kemenangan ini menjadi pencapaian istimewa bagi Norrie karena sekaligus mengakhiri rekor 17 kemenangan beruntun Alcaraz di turnamen ATP Masters 1000. Rekor impresif itu sebelumnya dimulai sejak Miami Open pada Maret lalu.

“Sangat besar, sangat berarti bagi saya,” ujar Norrie dikutip dari laman ATP. “Saya baru pulih dari cedera, dan tahun lalu saya tersingkir di babak pertama di sini. Sekarang saya bisa menikmati permainan saya lagi dan meraih kemenangan terbesar dalam karier saya.”

Petenis berusia 30 tahun itu mengaku puas dengan ketenangannya saat menghadapi tekanan dari Alcaraz, yang dikenal sebagai salah satu pemain paling percaya diri di dunia. “Saya hanya berusaha terus menekan dan tetap fokus. Ini bahkan terasa lebih berat daripada latihan fisik saya dengan pelatih kebugaran,” tambahnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Alcaraz tampak jauh dari performa terbaiknya. Petenis Spanyol itu melakukan 54 kesalahan sendiri dan beberapa kali terlihat frustrasi, bahkan sempat berdiskusi serius dengan pelatihnya, Juan Carlos Ferrero, setelah kehilangan set kedua.

Kekalahan ini juga membuat posisi Alcaraz di puncak peringkat dunia terancam. Jika Jannik Sinner berhasil menjuarai Paris Masters, ia akan menggusur Alcaraz dari peringkat satu dunia untuk pertama kalinya sejak US Open.

Meski demikian, Alcaraz masih memimpin dalam ATP Live Race To Turin dengan keunggulan 2.040 poin dan tetap menjadi kandidat kuat untuk mengakhiri musim di posisi teratas.

Dengan kemenangan bersejarah ini, Norrie memastikan langkah ke babak 16 besar Masters 1000 untuk pertama kalinya sejak Roma 2023, sekaligus menyamai pencapaiannya di Paris pada 2021.