Ia menambahkan, jika skema tersebut tidak memungkinkan, alternatif lain dapat dilakukan melalui hibah kepada yayasan atau lembaga yang menaungi mahasiswa penerima beasiswa.
Rizkan menegaskan bahwa DPRD Balangan akan terus mengawal kebijakan ini agar program beasiswa 1.000 sarjana tetap berjalan dan tidak terhenti di tengah jalan.
“Anggaran sudah tersedia. Sekarang tinggal mencari mekanisme penyaluran yang tepat agar mahasiswa tetap mendapatkan haknya,” tegasnya.
Program beasiswa 1.000 sarjana sendiri telah menjadi salah satu ikon pendidikan unggulan Kabupaten Balangan, yang selama ini membantu banyak pelajar dari keluarga kurang mampu untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad
