Jemaah Haul Abah Guru Sekumpul Dilarang Live di Area Mushola Ar-Raudhah

WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Spanduk larangan bagi para jemaah Haul Abah Guru Sekumpul sudah terpasang di area Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (27/10).

Dalam spanduk tertulis jemaah dilarang untuk melakukan siaran langsung atau live media sosial di area Mushola Ar-Raudhah.

Jemaah jug dilarang membuat konten berupa foto atau video selama kegiatan Haul Abah Guru Sekumpul berlangsung.

Baca Juga Jalan Hancur di Jambu Burung Banjar, Warga Mengeluh: “Bukan Bertahun-Tahun, Tapi Puluhan Tahun Tak Diperbaiki!”

Imbauan bagi jemaah Haul Abah Guru Sekumpul juga dikeluarkan Tim Induk Sekumpul.

Imbauan ini bertujuan agar jemaah bisa mempersiapkan diri, baik kelengkapan pribadi ataupun kelengkapan darurat /Emergency yang perlu dibawa.

Berikut imbauan bagi jemaah Sekumpul :

  1. Selalu ikuti arahan relawan dan aparat yang bertugas.
  2. Jangan memaksakan berangkat ke Sekumpul jika situasi dan kondisi yang
    tidak memungkinkan.
  3. Untuk jemaah yang mempunyai riwayat penyakit agar membawa obat yang
    diperlukan dan bisa mencari lokasi yang dekat dengan posko kesehatan untuk berjaga-jaga.
  4. Bagi yang membawa anak-anak dan atau lanjut usia bisa membuat tanda pengenal yang ada nomor telpon yang digantung di leher atau sisipkan di kantong baju yang bersangkutan, untuk memudahkan relawan ketika terpisah dari rombongan.
  5. Menjaga barang bawaannya masing-masing, dan agar bisa menyisipkan
    tanda penganal pada barang bawannya atau tas, hal ini dilakukan untuk memudahkan relawan jika barang bavwaan atau tas yang dimaksud tercecer, dan ditemukan oleh relawan.
  6. Buanglah sampah pada tempatnya, dan janganlah meninggalkan sampah
    setelah selesai kegiatan (Datang Barasih Bulik Barasih).
  7. Tumbuhkan kepedulian sesama jenmaah dan jagalah kekhusuan kegiatan.
  8. Bagi jemaah yang relatif dekat dan memungkinkan untuk berjalan kaki
    (seperti wilayah Banjarbaru dan Martapura) agar kiranya jangan menggunakan kendaraan bermotor, untuk menghindari kemacetan dan
    terbatasnya lokasi parkir.
  9. Bagi jemaah yang menyewa rumah untuk mengikuti kegiatan agar kiranya harus berhati-hati, lakukan langsung komunikasi kepihak pemilik atau pengelola, jangan meminta bantuan pihak lain, selalu cek untuk kebenaran informasi mengenai penginapan ataupun rumah sewa yang dimaksud.
  10. Bagi jemaah yang datang lebih awal dan mengharapkan dapat bermalam secara gratis agar bisa mencari penginapan atau tempat bermalam yang lain, sementara tempat bermalam atau penginapan gratis belum buka ( belum menerima jemaah).
  11. Jemaah jangan pulang sebelum acara selesai, untuk menjaga kekhusuan kegiatan. (Wartabanjar.com/humas)
Baca Juga :   Banjir Capai Pinggang Orang Dewasa di Desa Keliling Benteng Ulu

Editor Restu

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca