Meski kalah dalam hal jumlah, Persebaya mampu bertahan dengan rapat hingga peluit akhir. Kiper Ernando Ari tampil gemilang dalam sejumlah kesempatan, membendung tekanan PSBS yang sering memanfaatkan keunggulan pemain. Hasil ini memperlihatkan bahwa penguasaan bola dan peluang tidak cukup tanpa efektivitas di depan gawang.
Hasil imbang 0–0 membawa implikasi kedua tim ke klasemen sementara: Persebaya harus puas dengan satu poin meski bermain dengan sembilan pemain, sedangkan PSBS juga gagal memanfaatkannya sebagai momentum untuk naik papan. Pertandingan ini pun menjadi sorotan bahwa disiplin dan kontrol emosi bermain sama pentingnya seperti taktik dalam menghindari kerugian angka. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







