“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sistem dan struktur pesawat dalam kondisi aman untuk penerbangan berikutnya. Kami juga telah melaporkan hasil tersebut kepada Civil Aviation Authority of Thailand (CAAT),” jelas Danang.
Ia menambahkan bahwa fenomena baut tampak bergetar di udara adalah hal wajar secara teknis. Getaran tersebut disebabkan oleh aliran udara dan turbulensi kecil di sekitar struktur sayap pesawat saat melaju di ketinggian.
“Pergerakan kecil (vibrasi) pada baut itu masih dalam batas aman. Tidak ada bagian yang longgar atau membahayakan keselamatan,” tegasnya.
Danang menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan adalah prioritas utama Thai Lion Air. Setiap pesawat selalu menjalani perawatan dan pemeriksaan berkala sesuai standar pabrikan Boeing serta ketentuan otoritas penerbangan internasional.
“Thai Lion Air memastikan setiap armada berada dalam kondisi laik terbang sebelum dioperasikan,” tutupnya.
Kasus ini menjadi pembelajaran penting bahwa fenomena visual di pesawat tidak selalu menandakan kerusakan, melainkan bisa disebabkan oleh dinamika aerodinamis saat pesawat melaju di udara.(Wartabanjar.com/_thinksmart.id)
editor: nur muhammad






