WARTABANJAR.COM,TANJUNG - Petugas operator fasilitator desa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kemasyarakatan (TKSK), Program Keluarga Harapan (PKH) dan operator Kelurahan, Kecamatan se Kabupaten Tabalong diberi bimbingan teknik (bimtek) aplikasi Sistem Informasi Penanggulangan Kemiskinan Terpadu dan Terintegrasi (SILANGKAR).

Kegiatan bimtek melalui workshop dilaksanakan, di Emeral Room Aston Tanjung City Hotel Kelurahan Mabuun, Rabu (22/10) dan dibuka secara resmi Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani.

Baca Juga BREAKING NEWS! Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Jalan RK Ilir, Warga Temukan Motor Korban

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Tabalong, Arianto melaporkan, kegiatan bimtek melalui workshop ini dilaksanakan selama dua hari.

Dalam pelaksanaan workshop akan ada materi fitur-fitur baru yang diberikan kepada para peserta oleh narasumber agar bisa mengakomodir yang kaitannya dengan pendataan kemiskinan di desa.

Kegiatan diikuti fasilitator desa, TKSK, PKH, Operator Kecamatan, Operator Desa dan yang lainnya terlibat dalam penanganan kemiskinan terutama kaitannya dengan pengelolaan data SILANGKAR ini.

"Kita semua punya tanggung jawab dengan perihal kemiskinan yang merupakan dalam konteks urusan pemerintahan atau urusan bersama. Mulai dari tingkat desa, bahkan dilevel global juga ada,” katanya.

Kemudian juga menjadi urusan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten, desa bahkan urusan kemiskinan ini menjadi urusan sosial kita sebagai individu.

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani dalam sambutannya saat membuka kegiatan bimtek menyampaikan, bimtek SILANGKAR ini sangat penting untuk upaya peningkatan kualitas SDM dalam rangka sinergitas dengan semua tingkatan pemerintah desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten dalam upaya bersama-sama menurunkan angka kemiskinan di daerah.

“Adapun ujung tombaknya dilapangan adalah para operator pasilitator sekalian,” ucapnya. (wartabanjar.com/HRD).

Editor Restu