WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Aula Kayuh Baimbai di Balai Kota Banjarmasin sore itu dipenuhi tepuk tangan dan senyum bangga.
Puluhan anak penyandang down sindrom tampil menari, menyanyi, bahkan unjuk kemampuan karate di hadapan para tamu undangan.
Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Bulan Peduli Sindrom Down, yang bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat sekaligus mendorong dukungan bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar bisa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan percaya diri.
Baca Juga Satpol PP HST Amankan Pengemis dan Anak Punk, Ungkap Modus Baru Sumbangan Masjid
Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.
Menurutnya, anak-anak sindrom juga memiliki hak dan potensi yang sama seperti anak lainnya untuk berkembang dan berkarya.
“Kita sebagai pemerintah harus memberikan perhatian khusus kepada anak-anak dengan sindrom,” ujar Yamin.
“Mereka juga bagian dari masyarakat yang punya hak yang sama. Tadi kita lihat sendiri karya dan semangat mereka luar biasa,” tambahnya.
Yamin juga menegaskan komitmen Pemkot Banjarmasin untuk terus memperkuat langkah menuju kota inklusif, dengan menyediakan fasilitas ramah disabilitas dan lingkungan yang mendukung perkembangan anak-anak istimewa.
“Kita harus mempersiapkan kebutuhan mereka, seperti tempat bermain, ruang pelatihan, dan fasilitas sosial yang nyaman,” ungkap Yamin.
“Anak-anak sindrom juga punya kelebihan dan banyak yang sudah berprestasi hingga kuliah. Ini membuktikan mereka mampu,” sambungnya.

