BMKG Peringatkan: Jangan Keluar Rumah antara Pukul 10.00–16.00 WIB!

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Cuaca makin brutal! Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan resmi kepada masyarakat untuk menghindari paparan langsung sinar matahari antara pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, karena suhu ekstrem sedang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa gerak semu matahari yang kini berada di selatan ekuator menjadi penyebab utama lonjakan panas pada Oktober 2025. Selain itu, angin timuran (Monsun Australia) membawa massa udara kering dan panas, yang membuat pembentukan awan sangat minim.

“Radiasi matahari langsung menghantam permukaan bumi tanpa penghalang, menyebabkan suhu terasa jauh lebih terik,” ujar Guswanto, Jumat (17/10/2025).

Paparan Langsung Bisa Picu Dehidrasi hingga Heatstroke!

BMKG menegaskan bahwa paparan sinar matahari terlalu lama di jam-jam puncak bisa menimbulkan dehidrasi, pusing, bahkan heatstroke yang berisiko fatal.

BACA JUGA: Resmi! Pemerintah Diskon PPN Tiket Pesawat 6% untuk Libur Nataru 2026, Harga Tiket Bakal Murah

Tips Aman dari BMKG saat Cuaca Panas Ekstrem:
Gunakan tabir surya, topi lebar, kacamata hitam, atau payung saat keluar rumah.
Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
Hindari aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama untuk anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.
Selalu pantau pembaruan cuaca melalui situs resmi www.bmkg.go.id akun media sosial BMKG, atau aplikasi Info BMKG.

Menurut Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, suhu maksimum di sejumlah daerah kini menembus 35–37°C, dan melanda hampir seluruh wilayah Indonesia.

Beberapa daerah yang terdampak paling parah antara lain:

Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB)

Jawa bagian barat hingga timur