“Kami memulai dengan Prodi Guru PJOK, Seni Pertunjukan, dan Ekonomi Pembangunan. Ke depan, ULM siap menambah program studi yang relevan dengan kebutuhan daerah seperti agribisnis dan teknologi pertanian,” ungkap Arief.
Kabar menggembirakan juga datang dari Ketua PSDKU ULM, Anshar, yang memastikan bahwa proses administrasi perizinan akan dipercepat satu bulan lebih awal dari jadwal.
“Awalnya target pengajuan borang Desember, tapi setelah audiensi ini kami majukan menjadi 14 November 2025. Ini tantangan dan semangat baru bagi seluruh tim PSDKU ULM HST,” tegasnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri oleh Sekda HST Muhammad Yani, Kadisdik HST Muhammad Anhar, Kepala Bappelitbangda Muhidin, dan Dekan FKIP ULM Sunarno.
Langkah ini menjadi momentum penting bagi Hulu Sungai Tengah untuk menegaskan diri sebagai kawasan pendidikan baru di Kalimantan Selatan, sekaligus bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia Banua.(wartabanjar.com/Adew)
editor: nur muhammad







