WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Semangat pemuda Tanah Laut kembali menyala! Pemerintah Kabupaten Tanah Laut secara resmi membuka Pemilihan Duta Pemuda (Pelita) III Tahun 2025, Selasa (14/10/2025), di Algoritma Resto Lt. 3, Pelaihari.

Ajang ini menjadi langkah strategis untuk menyaring talenta muda terbaik yang siap menghadapi tantangan bonus demografi dan turut menyongsong Indonesia Emas 2045.

Acara pembukaan berlangsung semarak, dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, Kepala Dispora Rudi Imtihansyah, jajaran Forkopimda, dan puluhan pemuda inspiratif dari berbagai kecamatan.

Dalam laporannya, Kepala Dispora Tanah Laut Rudi Imtihansyah menyebut kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan langkah nyata mencetak generasi muda unggul dan berdaya saing.

“Insyaallah, hanya Tanah Laut satu-satunya di Kalimantan Selatan yang melaksanakan ajang Duta Pemuda seperti ini. Kita beri nama Pelita – Pemilihan Duta Pemuda Tanah Laut,” ujar Rudi penuh bangga.

BACA JUGA: Helikopter Jatuh di Pantai Huntington Beach, 5 Orang Luka Termasuk Seorang Anak

Rudi juga menyoroti berbagai prestasi pemuda Tanah Laut yang telah menembus tingkat provinsi hingga nasional—mulai dari bidang seni budaya, lingkungan, pangan, hingga pertukaran pemuda antarnegara.
Namun, ia mengakui masih banyak potensi tersembunyi di pelosok desa yang belum terjangkau.

“Saya yakin, banyak pemuda hebat di ujung-ujung desa yang belum terekspos. Ke depan, kami berharap para camat ikut membantu menyosialisasikan program ini,” tambahnya.

Wabup Tantang Pemuda Jadi Generasi Gaung

Sementara itu, Wabup Tala, HM Zazuli tampil memberi motivasi sekaligus refleksi tajam bagi generasi muda masa kini.
Sebagai mantan Pemuda Pelopor Nasional tahun 1981, ia menantang peserta untuk tidak hanya berprestasi di atas kertas, tetapi juga menciptakan gaung yang menggema di masyarakat.

“Generasi muda sekarang punya banyak kemudahan. Dulu terbatas, tapi gaungnya di mana-mana! Sekarang fasilitas banyak, tapi suaranya kadang hilang,” ujarnya tegas, disambut tepuk tangan peserta.

Zazuli menekankan pentingnya peran pemuda sebagai motor perubahan daerah, khususnya dalam memajukan sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi kreatif.