WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kemenangan gemilang Coco Gauff di Wuhan Open 2025 bukan sekadar menambah koleksi trofi. Lebih dari itu, Gauff kembali menegaskan diri sebagai penantang serius bagi dua ratu tenis dunia, Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek, menjelang turnamen penutup musim, WTA Finals 2025 di Riyadh, Arab Saudi.
Petenis berusia 21 tahun itu tampil luar biasa sepanjang turnamen, hanya kehilangan 25 gim dari seluruh laga menuju gelar juara. Catatan tersebut menjadikannya juara paling dominan sejak Wuhan Open pertama kali digelar pada 2014.
“Musim ini penuh tantangan, tapi saya merasa semakin matang. Kemenangan di Wuhan memberi saya keyakinan besar menghadapi turnamen berikutnya,” ujar Gauff dikutip dari laman resmi WTA.
Persaingan Tiga Besar yang Makin Panas
Dengan kemenangan di Wuhan, Gauff kini memperkuat posisinya di tiga besar peringkat WTA, sejajar dengan Swiatek dan Sabalenka.
Ketiganya menjadi pusat perhatian dalam beberapa musim terakhir, bergantian memenangi turnamen besar dan mempersembahkan duel-duel berkualitas tinggi.
Swiatek masih memimpin klasemen dunia berkat konsistensi di Grand Slam, sementara Sabalenka dikenal dengan servis keras dan gaya agresif. Gauff hadir sebagai kombinasi keduanya cepat, cerdas, dan penuh determinasi.
Momentum Menuju Riyadh
Gauff kini berstatus juara bertahan WTA Finals, dan kemenangan di Wuhan menjadi modal besar untuk mempertahankan mahkota di Riyadh mulai 1 November mendatang.
“Persaingan pasti ketat. Semua pemain terbaik akan datang dalam performa puncak. Tapi saya siap menghadapi siapa pun,” tambahnya.

