Antisipasi Masalah Sejak Dini, Komisi I DPRD Banjarbaru Tekankan Pengawasan Ketat MBG

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Komisi I DPRD Kota Banjarbaru menggelar rapat dengar pendapat (RDP) sebagai respons cepat atas kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan yang terjadi di Kabupaten Banjar beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi I, Ririk Sumari Restuningtyas, menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Banjarbaru tetap aman dan berkualitas.

“RDP ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan kami terhadap kejadian KLB di daerah tetangga. Kami tidak ingin hal serupa terjadi di Banjarbaru,” tegas Ririk saat ditemui awak media, Senin (13/10/2025).

Menurut Ririk, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan pelaksanaan MBG di Banjarbaru masih dalam kondisi baik, dan belum ditemukan permasalahan serius, namun pihaknya tetap menekankan pentingnya upaya pencegahan.

“Bukan berarti kami menilai ada yang salah, tetapi justru karena sejauh ini aman, maka harus terus dijaga. Kita ingin antisipasi sejak dini,” imbuhnya.

Banjarbaru sendiri memiliki 21 dapur SPPG (Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi) yang tersebar di berbagai wilayah.

Ririk menegaskan perlunya keterlibatan semua pihak, termasuk koordinator wilayah (Korwil), Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan untuk terus memastikan setiap dapur beroperasi sesuai standar operasional prosedur (SOP).