WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Komitmen kuat Polda Kalimantan Selatan untuk menjaga kualitas layanan gizi kini diwujudkan dengan resminya empat Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) beroperasi di jajaran Polda Kalsel.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Senin (13/10/2025). Ia menegaskan bahwa selain empat SPPG yang telah aktif, sepuluh unit lainnya tengah dalam tahap pembangunan dan verifikasi akhir sebelum siap beroperasi.
“Sebagian masih dalam proses pembangunan, dan ada juga yang sudah diverifikasi. Tinggal menunggu waktu untuk mulai beroperasi penuh,” ungkap Irjen Pol Yudha kepada awak media.
Kapolda: “Pengawasan Mutu Harus Ketat!”
Dalam pernyataannya, Kapolda menekankan pentingnya Quality Control (pengawasan kualitas) terhadap seluruh bahan pangan yang dikelola SPPG. Tujuannya jelas mencegah kasus keracunan dan memastikan setiap makanan yang disajikan aman, higienis, dan bergizi seimbang.
BACA JUGA: Peraih Nobel Perdamaian Venezuela Dihina Presiden Sendiri, Tapi Dipuji Trump, Kok Bisa?
“Saya sudah instruksikan kepada seluruh kepala SPPG dan ahli gizi agar melakukan pengawasan dengan serius. Tidak boleh ada makanan yang bisa membahayakan kesehatan penerima manfaat,” tegasnya.
Selain itu, konsep Food Security (ketahanan pangan) juga menjadi prioritas dalam operasional SPPG Polda Kalsel, memastikan setiap unit memiliki standar tinggi dalam penyimpanan, pengolahan, dan distribusi bahan makanan.
Terkait sertifikasi dan peningkatan kapasitas, Irjen Pol Yudha menyampaikan bahwa pelatihan dan pembekalan bagi personel SPPG terus digelar dengan menggandeng berbagai instansi.







