Sementara itu, Jasmine Paolini datang ke semifinal dengan penuh percaya diri setelah membungkam unggulan kedua Iga Swiatek dengan skor telak 6-1, 6-2. Paolini tampil hampir sempurna dengan hanya mencatat tiga unforced error sepanjang pertandingan.
“Untuk mengalahkan Iga, Anda harus bermain luar biasa. Saya datang dengan ide jelas, dan saya pertahankan level permainan dari awal hingga akhir,” kata Paolini usai laga.
Selain tiket final, pertandingan ini juga akan menentukan nasib Paolini menuju WTA Finals di Riyadh. Ia menjadi satu-satunya semifinalis yang belum mengamankan tempat. Kemenangan di Wuhan bisa membuka jalan lebar baginya menuju kejuaraan penutup musim itu.
Namun, Gauff bukan lawan mudah. Di usia baru 21 tahun, ia menunjukkan kematangan luar biasa, daya juang tinggi, dan tekad kuat untuk membalikkan rekor buruk musim ini. Satu hal pasti semifinal Wuhan kali ini akan menjadi duel penuh emosi antara hasrat balas dendam Gauff dan ambisi besar Paolini menuju WTA Finals. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







