Panitia Bantah Adanya Kecurangan di MTQMN ke XVIII Tahun 2025 di ULM

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Dugaan kecurangan mecuat dalam ajang cerdas cermat Musabaqah Tilwatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) ke XVIII Tahun 2025.

Hal tersebut ramai beredar dimedia sosial dalam sebuah video suasana lomba yang diduga terjadi kecurangan, lantaran ada peserta yang langsung bisa menjawab dengan benar, saat dewan juri baru mulai membacakan soalnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia MTQMN ke XVIII, Dr Rusdi membantah adanya kecurangan atau kebocoran bank soal dalam ajang antar mahasiswa tersebut.

Baca Juga BREAKING NEWS! Bayi Terlempar ke Sungai Martapura Usai Kelotok Tabrak Warung di Bawah Jembatan Mitra Plaza Banjarmasin

Dr Rudi mengatakan, sejak adanya dugaan tersebut pihaknya langsung menghubungi pengawas dewan hakim dan Stering Committe (ST), untuk mencari akar masalahnya.

“Untuk hasilnya itu memang tidak ada kecurangan ataupun bank soal yang bocor kepada peserta MTQMN,” ujar Dr Rusdi, saat ditemui wartabanjar.com, Sabtu (11/10).

Dari hasil rembukan dengan pihak SC, jelas Dr Rusdi, kejadian tersebut bisa terjadi karena peserta sudah paham betul dan hapal tentang soal-soal tersebut, lantaran setiap perguruan tinggi dari tiap daerah sudah mempunyai kisi-kisi soalnya.

Selain itu, untuk soal yang digunakan dalam MTQMN itu biasanya diambil dari MTQMN dua atau tiga kali MTQMN sebelumnya, sehingga para peserta sudah mempelajar dan menghapal jenis soalnya.

“Jadi disini tinggal kejelian peserta dalam memahami dan menghapal soal-soal tersebut, karena memang pesertanya sudah ada kisi-kisi soalnya dari pelatihnya masing-masing,” jelas Dr Rusdi.

“Dan ini tidak hanya terjadi peserta saja, hampi semua peserta juga melakukan hal tersebut, karena ini sifatnya cepat-cepatan menjawabnya, jadi sudah ada yang lebih dahulu menekan bel dan menjawabnya,” lanjutnya.

Untuk soal itu sendiri, ucap Dr Rusdi, dibuat oleh pihak SC pusat, yang kemudian diberikan dan dibacakan oleh dewan juri kepada peserta lomba.