“Perempuan memiliki peran vital karena mereka yang paling dekat dengan anak-anak dan keluarga. Jika pengetahuan mereka meningkat, ketangguhan masyarakat pun ikut naik,” tambahnya.
Selain itu, BPBD Balangan juga menggandeng kader PKK untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, menyebarkan budaya sadar bencana dan tanggap darurat di tingkat komunitas.
Dengan langkah ini, BPBD Balangan menargetkan terbentuknya keluarga-keluarga tangguh bencana yang tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin setiap rumah menjadi pusat kesiapsiagaan. Ketika ibu tangguh, maka keluarga pun siap menghadapi apapun,” tutup Jumaidil penuh semangat.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad







