WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Pemerintah resmi mengumumkan perbaikan Jembatan S. Sebamban di Desa Sebamban Lama, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Perbaikan berlangsung mulai 9 Oktober hingga 15 November 2025.

Selama masa perbaikan, pengguna jalan akan dialihkan ke jembatan sementara, sementara kendaraan berat dengan kapasitas lebih dari 10 ton dihimbau untuk menggunakan jalur alternatif. Pihak berwenang memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pengerjaan berlangsung.

Pekerjaan Besar, Jalur Vital!

Jembatan Sebamban merupakan akses penting bagi warga dan truk pengangkut hasil tambang serta perkebunan. Perbaikan dilakukan setelah laporan adanya kerusakan struktur dan risiko keamanan meningkat akibat intensitas kendaraan berat.

BACA JUGA: MARKAS TPNPB Digempur Super Tucano TNI! Kelompok Bersenjata Menjerit, Netizen: Jangan Kasih Ampun!

Proyek ini diharapkan menghasilkan jembatan yang lebih kuat, aman, dan tahan terhadap tindak pencurian besi konstruksi, yang sebelumnya sempat dikeluhkan warga.

“Bangun jembatan yang aman dari pencurian besi.🔥🔥” — tulis salah satu warga di kolom komentar.

“Mudahan lakas baik, kuat dan kokoh imbah dibaiki,” tambah warganet lainnya dengan harapan penuh.

Warga Heboh di Medsos

Meski informasi resmi sudah disebarkan, warga net Tanah Bumbu tetap ramai memperbincangkan proyek ini di media sosial.

Sebagian mempertanyakan batas muatan 10 ton:

“Mutan 10 ton belum termasuk mobil atau 10 ton sdh dgn mobil?” tanya akun @bruno_empatdua sambil menandai teman-temannya.

Ada pula yang penasaran lokasi pastinya:

“Jembatan dimn ini?”
“Jembatan bati2 kyp kisahnya?”

Reaksi lucu, khawatir, dan penasaran pun menghiasi lini masa, menandakan tingginya perhatian publik terhadap proyek ini.

Pemerintah daerah mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk:

Mematuhi rambu-rambu pengalihan arus;

Menghindari jembatan bagi kendaraan di atas kapasitas 10 ton;

Mengutamakan keselamatan saat melintas di jalur alternatif.

Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan proses perbaikan berjalan lancar dan selesai sesuai target pada 15 November 2025.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)

editor: nur muhammad