WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Polres Banjarbaru mengungkap hasil otopsi jenazah bayi perempuan yang ditemukan warga di Jalan Rosella RT 011 RW 003, Kelurahan Kemuning, pada Sabtu (4/10/2025) petang yang lalu.
Humas Polres Banjarbaru, Ipda Kardi Gunardi, menyampaikan bayi berjenis kelamin perempuan tersebut diduga baru saja dilahirkan pada hari yang sama. Saat ditemukan, bayi tersebut sudah meninggal dunia.
Kemudian, Tim medis di RS Idaman Banjarbaru melakukan pemeriksaan awal dan visum luar pada pukul 21.00 Wita.
Baca Juga Dugaan Penyebab Insiden Penusukan di Martapura
Hasil sementara saat itu, menunjukkan bayi berusia cukup bulan (matur) dengan panjang badan 45 cm dan berat sekitar 2,6 kilogram.
“Kematian diperkirakan terjadi 5 sampai 6 jam sebelum pemeriksaan, namun penyebab kematian masih belum jelas sehingga perlu dilakukan verifikasi otopsi,” ungkap Ipda Kardi saat ditemui, Selasa (7/10/2025).
Selanjutnya, dokter forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin melakukan verifikasi otopsi mendalam yang mengungkap fakta mengkhawatirkan.
Bayi diperkirakan lahir hidup dan sempat disusui, namun ditemukan luka lecet di bibir atas, lebam berbentuk V terbalik di wajah, patah tulang penyangga leher, serta trauma tumpul pada kepala bagian belakang hingga otak besar.
“Hasil otopsi menunjukkan bayi meninggal karena pembekapan disertai trauma tumpul di kepala belakang, yang bukan akibat proses kelahiran,” ujar Ipda Kardi Gunardi.
Tak hanya itu, temuan cairan ASI di lambung dan kotoran bayi yang belum keluar juga menunjukkan bayi ini mendapat perawatan singkat setelah lahir.

