WARTABANJAR.COM, JAKARTA – FIFA memperkenalkan Football Video Support (FVS) sebagai teknologi alternatif dari Video Assistant Referee (VAR). Sistem ini diklaim lebih efisien dan hemat biaya, namun tetap memiliki fungsi serupa.
Inovasi ini menjadi sorotan karena dapat mempermudah federasi sepak bola di berbagai negara yang belum mampu mengoperasikan sistem VAR penuh.
FVS memungkinkan pelatih kepala mengajukan dua kesempatan peninjauan keputusan selama pertandingan. Peninjauan hanya bisa digunakan untuk empat jenis keputusan penting: gol, penalti, kartu merah langsung, dan kesalahan identifikasi pemain.
Jika peninjauan dianggap benar, tim tetap berhak menggunakan kesempatan berikutnya. Namun jika gagal, hak tersebut otomatis hangus. Proses review dilakukan wasit melalui monitor di tepi lapangan menggunakan tayangan multi-kamera.







