WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN — Suasana semarak mewarnai Banua Qristival 2025, ajang seru yang memadukan olahraga, hiburan, dan edukasi digital yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) Wilayah Kalimantan Selatan, Sabtu (4/10/2025), di halaman Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Acara ini semakin meriah dengan kehadiran Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin, yang ikut gowes bareng ratusan peserta Funbike Banua Qristival. Gubernur didampingi Sekdaprov Muhammad Syarifuddin, bersama jajaran Forkopimda, termasuk Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan Kepala BINDA Kalsel Brigjen Pol Nurullah.

Peserta memulai rute dari halaman Gedung Sultan Suriansyah menuju Handil Bhakti–Alalak (Kabupaten Banjar) hingga Simpang Empat Jalan Gubernur Syarkawi, lalu kembali ke titik awal. Selama perjalanan, peserta menikmati antusiasme warga yang ikut menyemangati dari pinggir jalan.

BACA JUGA: TRAGIS! Perempuan Tewas Mengenaskan Terlindas Truk Tangki di Jalan Gubernur Soebarjo, Terpeleset saat Manyalip

Setibanya di garis finis, suasana makin meriah dengan senam zumba bersama yang diikuti Hj. Fathul Jannah dan peserta lainnya. Gubernur Muhidin juga tampak berbaur santai dan ikut berjoget, menambah semangat pagi yang penuh energi.

Edukasi QRIS: Transaksi Digital Makin Mudah

Gubernur Kalsel, H Muhidin dan istri Hj Fathul Jannah, didampingi Sekda, Muhammad Syarifuddin gowes bersama ratusan peserta Funbike Banua Qristival yang diselenggarakan Bank Indonesia Wilayah Kalsel di halaman Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, Sabtu (4/10/2025).(sal/adpim)

Kepala Kantor BI Kalsel, Fadjar Majardi, menjelaskan bahwa Banua Qristival bertujuan mendorong masyarakat beralih ke sistem pembayaran digital menggunakan QRIS.

“QRIS memberi kemudahan, kecepatan, dan keamanan dalam bertransaksi. Kini bahkan sudah bisa digunakan lintas negara,” ujarnya.

Fadjar menambahkan, hingga Agustus 2025, tercatat 779 ribu pengguna QRIS di Kalimantan Selatan dengan total lebih dari 37 juta transaksi — angka yang terus meningkat seiring gencarnya literasi digital di masyarakat.