WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan Indonesia tidak terlibat dalam keputusan FIFA menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi mereka.
Klarifikasi ini penting setelah muncul tudingan dari sejumlah pihak di Malaysia yang menyebut Indonesia ikut campur dalam proses FIFA. Menurut Erick, Indonesia hanya fokus pada pengembangan olahraga nasional tanpa mengintervensi urusan negara lain.
FIFA sebelumnya resmi menghukum FAM dengan denda 350 ribu CHF (sekitar Rp7,3 miliar) serta denda 2.000 CHF (Rp41,8 juta) bagi masing-masing dari tujuh pemain naturalisasi. Selain itu, para pemain tersebut dilarang bertanding selama satu tahun karena melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA terkait dokumen.







