“Bangunan lingkungan dan sistem drainase kota bukan hanya soal teknis konstruksi, tetapi juga erat kaitannya dengan kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, pendekatannya harus menyeluruh dan berbasis pada keberlanjutan,” jelasnya.
Menurutnya penting adanya penerapan konsep green infrastructure dan pengelolaan limpasan air hujan dalam sistem drainase kota yang efektif, agar tidak terjadi genangan atau banjir yang berulang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan Dinas PUPR Kalsel untuk meningkatkan pemahaman teknis serta mendorong implementasi kebijakan pembangunan yang berorientasi lingkungan di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan kinerja sektor keciptakaryaan, sekaligus menjadikan pembangunan di Kalsel lebih adaptif, modern, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tutup Ryan.
Sosialisasi ini juga menjadi ajang sinergi antar instansi, konsultan, dan pelaku pembangunan dalam merancang masa depan infrastruktur Kalimantan Selatan yang lebih hijau, aman, dan berkelanjutan.(wartabanjar.com/humas)
Editor Restu







