WARTABANJAR.COM – Program Makan Bergizi Gratis atau MBG, yang sejatinya digadang sebagai solusi perbaikan gizi anak bangsa, kini tengah menjadi sorotan. Bukan karena keberhasilan, melainkan gara-gara menu yang dinilai tak sejalan dengan semangat awal program.
Kritik paling keras muncul dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi IX DPR RI, pada senin, (22/9/2025) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Ahli gizi dr. Tan Shot Yen menilai penyajian burger dan spageti dalam MBG hanya gimmick yang miskin gizi. Ia bahkan menyebutnya “burger karton tipis berwarna merah muda,” menggambarkan betapa menu itu jauh dari standar makanan bergizi seimbang.
VIDEO – Ketika Burger Masuk Menu MBG: Variasi atau Salah Kaprah?

