WARTABANJAR.COM – Kasus pembobolan rekening dormant senilai Rp 204 miliar yang terjadi hanya dalam 17 menit seakan menjadi tamparan keras bagi industri perbankan nasional. Bagaimana mungkin sistem yang selama ini kita anggap ketat bisa dibobol begitu cepat, bahkan dengan melibatkan orang dalam bank sendiri?
Fenomena ini mengingatkan kita bahwa celah terbesar dalam dunia perbankan bukan semata teknologi, melainkan manusianya. Akses core banking yang seharusnya dijaga ketat bisa berpindah tangan hanya karena tekanan, bujukan, atau bahkan ancaman. Jika bank tidak mampu melindungi integritas pegawainya, maka sehebat apa pun firewall dan sistem keamanan digital akan percuma.(Wartabanjar.com/vri/berbagai sumber)
VIDEO – HEBOH! 17 Menit Rp 204 Miliar Hilang: Celah Besar di Dunia Perbankan

