Meski belum berhasil naik podium, keduanya tampil penuh semangat dan finis di urutan kelima, dengan catatan waktu 8 menit 1,26 detik. Nomor ini dimenangi oleh wakil China, Zou Jiaqi dan Fu Ling, dengan waktu 7 menit 26,12 detik.
Modal Penting Menuju SEA Games 2025
Keberhasilan di Shanghai ini menjadi sinyal positif menjelang keikutsertaan tim rowing Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. Pelatih Hadris optimistis hasil ini akan meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi para atlet.
“Raihan ini menjadi modal penting, baik dari sisi mental maupun teknis. Kami akan evaluasi dan terus tingkatkan performa untuk menghadapi event besar selanjutnya,” ujarnya.
Apresiasi Layak untuk Atlet Air Indonesia
Capaian Ali Mardiansyah dan Rafiq Wijdan Yasir menegaskan bahwa olahraga dayung Indonesia patut diperhitungkan di level dunia. Perjuangan mereka di lintasan air Shanghai bukan hanya soal kecepatan, tapi juga ketekunan dan kerja keras bertahun-tahun yang akhirnya berbuah manis.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, tak mustahil prestasi ini menjadi awal kebangkitan dayung Indonesia di panggung dunia. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







