Selain itu, Wafiroh juga menekankan BLK harus mulai menyediakan pelatihan yang terjangkau dan ramah disabilitas, serta mengubah mindset pengelola agar inklusi tidak hanya sebatas fasilitas fisik.
“Aksesibilitas itu bukan hanya soal ada atau tidaknya fasilitas, tapi bagaimana pola pikir pengelola menyikapi kelompok disabilitas sebagai bagian dari potensi tenaga kerja,” tutup politisi PKB tersebut. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







