Di Azerbaijan, Ferrari bahkan kalah cepat dari tim-tim seperti Williams dan Racing Bulls. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai arah pengembangan mobil mereka untuk sisa musim 2025.
Dengan kompetisi yang semakin ketat, Ferrari butuh terobosan cepat jika tak ingin semakin terpuruk. Fans pun mulai khawatir tim legendaris ini akan kembali terjebak dalam siklus paceklik prestasi. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







