Kapolres juga menjelaskan kasus ini bermula dari perkenalan para pelaku dan korban melalui aplikasi MiChat.
“Modus yang digunakan oleh pelaku adalah menggunakan aplikasi MiChat, di mana kedua tersangka memancing korban untuk datang ke TKP,” ungkap AKBP Ricky Boy.
“Ketika korban ini pergi meninggalkan lokasi, salah satu tersangka, inisial MM, menahan sepeda motor yang dikendarai korban dan tersangka HDY menusuk korban dari belakang dengan senjata tajam.”
Motif di balik pembunuhan ini, menurut Kapolres, adalah murni perampokan.
“Motifnya sejauh ini yang kami ketahui adalah ingin menguasai barang milik korban, yaitu satu unit sepeda motor,” jelasnya.
Seorang lelaki dewasa ditemukan tewas berlumur darah di jalan kebun di Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (16/9/2025) pagi.
Jenazah korban telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Hadji Boejasin (RSHB) Pelaihari oleh aparat kepolisian. Belum diperoleh informasi memadai terkait insiden ini, petugas masih sibuk di lapangan. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







