Jawaban BPOM Taiwan Laporkan Indomie Soto Banjar Limau Kuit Mengandung Etilen Oksida

WARTABANJAR.COM – Mi instan Indomie varian soto banjar limau kuit dilaporkan Otoritas Taiwan mengandung residu pestisida etilen oksida pada tingkat yang tidak memenuhi standar negara tersebut.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Taiwan menjelaskan batch Indomie tersebut memiliki batas kedaluwarsa 19 Maret 2026, Kamis (11/9/2025) lalu.

BPOM menyikapi pemberitaan di media dan media sosial mengenai temuan mi instan mengandung etilen oksida di Taiwan dengan memberikan penjelasan sebagai berikut: