Deni Era Yulyantie Sosialisasikan Pola Asuh Anak di Era Digital di Kabupaten HST
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Deni Era Yulyantie, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) di Gedung PKK HST, Kamis (11/9/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Anak Cerdas Berkarakter, Orang Tua Bijak Berdigital” ini sekaligus menghadirkan Deni Era Yulyantie sebagai pemateri utama.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemahaman pola asuh di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi.
Baca Juga
Isu Pedagang Kampung Ketupat Tak Bayar Sewa ke Pemko Banjarmasin, Penjual Keluhkan Sepi Pengunjung
Menurutnya, PAAREDI menjadi salah satu program unggulan TP PKK, khususnya Pokja I, yang harus diterapkan tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga di sekolah dan masyarakat.
“Saat ini pola asuh anak di era digital perlu menjadi perhatian bersama, tidak hanya menjadi perhatian pemerintah saja tetapi juga Tim Penggerak PKK sebagai mitra pemerintah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Deni menjelaskan bahwa PAAREDI bertujuan meningkatkan peran keluarga, khususnya orang tua, dalam membentuk dan membangun karakter anak melalui pola asuh yang tepat.
“PAAREDI yang baik akan mendorong terwujudnya keluarga yang berkarakter, berakhlak mulia, dan bermoral, berdasarkan falsafah Pancasila serta berperilaku sebagai anggota keluarga dan masyarakat yang beriman dan bertakwa, berbudi pekerti yang luhur, suka bergotong royong, dan cinta tanah air,” jelasnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk lebih aktif mendampingi anak-anak dan remaja dalam pembinaan karakter.
“Ulun selaku Ketua TP PKK HST berharap dengan adanya sosialisasi PAAREDI ini dapat memotivasi masyarakat untuk mendampingi anak-anak dan remaja, khususnya untuk pembinaan karakter, karena pembinaan karakter berawal dari keluarga,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Deni menyampaikan harapannya agar peserta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui sosialisasi ini, semoga kita dapat mempersiapkan anak menuju generasi emas 2045,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu